Wanita yang ditalak tiga menjalani iddah di rumah selain rumah suaminya, dan Nabi memilihkan rumah yang menjaga kehormatannya
Imam Ahmad : 26081
حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ قَيْسٍ أَخْبَرَتْهُ أَنَّهَا كَانَتْ تَحْتَ أَبِي عَمْرِو بْنِ حَفْصِ بْنِ الْمُغِيرَةِ فَطَلَّقَهَا آخِرَ ثَلَاثِ تَطْلِيقَاتٍ فَزَعَمَتْ أَنَّهَا جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَفْتَتْهُ فِي خُرُوجِهَا مِنْ بَيْتِهَا فَأَمَرَهَا أَنْ تَنْتَقِلَ إِلَى بَيْتِ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ الْأَعْمَى فَأَبَى مَرْوَانُ إِلَّا أَنْ يَتَّهِمَ حَدِيثَ فَاطِمَةَ فِي خُرُوجِ الْمُطَلَّقَةِ مِنْ بَيْتِهَا وَزَعَمَ عُرْوَةُ قَالَ قَالَ فَأَنْكَرَتْ ذَلِكَ عَائِشَةُ عَلَى فَاطِمَةَ
Telah menceritakan kepada kami [Rauh] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] dia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Ibnu Syihab] dari [Abu Salamah bin Abdurrahman] bahwa [Fatimah binti Qais] telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia berada dalam tanggungan Abu Amru bin Hafsh bin Mughirah (sebagai isteri), kemudian Abu Amru menceraikannya dengan talak tiga. Kemudian dia mengaku bahwa dia pernah datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk meminta fatwa mengenai keluarnya dia dari rumah, maka beliau menyuruhnya untuk tinggal di rumahnya Ibnu Ummi Maktum, seorang laki-laki yang buta matanya. Namun Marwan tidak menerima cerita itu, dan ia menyalahkan hadisnya Fatimah mengenai seorang wanita yang menunggu masa iddah untuk keluar rumah." Urwah berkata, "Dan Aisyah pun tidak menerima hadis Fatimah tersebut."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 26057, 26059, 26063, 26068, 26070, 26072, 26073, 26075, 26079, 26080, 26081
Imam Bukhari : 4909
Imam Muslim : 2709, 2712, 2713, 2716, 2718, 2720, 2721, 2723, 2724, 2726, 5235
Imam Abu Dawud : 1944, 1946, 1950
Imam Tirmidzi : 1054
Imam Nasa'i : 3170, 3193, 3365, 3489, 3490, 3491, 3493, 3495, 3496
Imam Ibnu Majah : 2014
Imam Malik : 1054, 1060, 1061, 1062, 1063, 1064, 1065
Imam Darimi : 2082