Puasa 'Asyura tidak wajib, tapi sangat dianjurkan
Imam Ahmad : 24912حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِصِيَامِ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ رَمَضَانُ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memerintahkan untuk melakukan puasa asyura' sebelum turunnya (ayat yang mewajibkan puasa) Ramadhan. Tatkala telah diwajibkan puasa Ramadhan, barang siapa yang ingin, berpuasalah (asyura), dan barang siapa yang ingin, berbukalah."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1953, 2839, 3820, 4956, 6010, 14929, 16264, 16286, 18838, 20003, 20100, 22884, 23065, 23097, 24874, 24912, 26117
Imam Bukhari : 1760, 1863, 1864, 3544, 4141, 4142, 4143, 4144
Imam Muslim : 1897, 1898, 1899, 1900, 1901, 1902, 1903, 1904, 1905, 1906, 1907, 1908, 1909
Imam Abu Dawud : 2052, 2087
Imam Nasa'i : 2275
Imam Ibnu Majah : 1651, 1727
Imam Malik : 587, 588
Imam Darimi : 1697, 1698