Puasa 'Asyura tidak wajib, tapi sangat dianjurkan
Imam Bukhari : 4142حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاكَانَ عَاشُورَاءُ يُصَامُ قَبْلَ رَمَضَانَ فَلَمَّا نَزَلَ رَمَضَانُ قَالَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Uyainah] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah radliallahu 'anha]; "Dahulu hari Asyura' adalah hari-hari yang dipergunakan orang-orang jahilliyah untuk melakukan puasa, tatkala datang bulan ramadlan, beliau bersabda: "Barang siapa yang ingin berpuasa Asyura' hendaklah ia berpuasa, dan bagi yang tidak ingin, maka berbukalah."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1953, 2839, 3820, 4956, 6010, 14929, 16264, 16286, 18838, 20003, 20100, 22884, 23065, 23097, 24874, 24912, 26117
Imam Bukhari : 1760, 1863, 1864, 3544, 4141, 4142, 4143, 4144
Imam Muslim : 1897, 1898, 1899, 1900, 1901, 1902, 1903, 1904, 1905, 1906, 1907, 1908, 1909
Imam Abu Dawud : 2052, 2087
Imam Nasa'i : 2275
Imam Ibnu Majah : 1651, 1727
Imam Malik : 587, 588
Imam Darimi : 1697, 1698