Rasulullah tidak pernah shalat sunnah dhuha sama sekali, karena beliau khawatir bila manusia menjadikan hal yang sunnah menjadi wajib atas mereka
Imam Ahmad : 24183حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا سَبَّحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبْحَةَ الضُّحَى قَالَ وَقَالَتْ عَائِشَةُ لَقَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتْرُكُ الْعَمَلَ وَإِنَّهُ لَيُحِبُّ أَنْ يَعْمَلَهُ مَخَافَةَ أَنْ يَسْتَنَّ بِهِ النَّاسُ فَيُفْرَضَ عَلَيْهِمْ قَالَتْ وَكَانَ يُحِبُّ مَا خَفَّ عَلَى النَّاسِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrozzaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata; Pernah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak melakukan shalat sunat dhuha. (Kata Azzuhri), Aisyah berkata; sungguh Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah meninggalkan sunat dhuha walaupun beliau mencintainya, karena khawatir umatnya akan mengikutinya sehingga amalan itu akan diwajibkan bagi mereka. Aisyah berkata; sungguh beliau menyukai hal yang ringan bagi umatnya.