Rasulullah tidak pernah shalat sunnah dhuha sama sekali, karena beliau khawatir bila manusia menjadikan hal yang sunnah menjadi wajib atas mereka
Imam Ahmad : 22927حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتْرُكُ الْعَمَلَ وَهُوَ يُحِبُّ أَنْ يَعْمَلَهُ كَرَاهِيَةَ أَنْ يَسْتَنَّ النَّاسُ بِهِ فَيُفْرَضَ عَلَيْهِمْ فَكَانَ يُحِبُّ مَا خُفِّفَ عَلَيْهِمْ مِنْ الْفَرَائِضِ
Telah bercerita kepada kami ['Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah], nabi Shallalahu 'alaihi wa sallam meninggalkan amalan padahal beliau suka melakukanya karena beliau tidak suka orang-orang menirunya sehingga akan diwajibkan pada mereka dan beliau menyukai kewajiban-kewajiban yang ringan untuk mereka.