Bolehnya bershadaqah atas nama orang tua yang telah meninggal
Imam Ahmad : 23117حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي قَالَ أَخْبَرَتْنِي عَائِشَةُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ فَهَلْ لَهَا أَجْرٌ إِنْ أَتَصَدَّقْ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam], dia berkata; "Telah mengabarkan kepadaku [ayahku] dia berkata; "Telah mengabarkan kepadaku [Aisyah], dia berkata; 'Ada seorang lelaki yang berkata kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam.; 'ibuku meninggal secara mendadak dan setahu saya jika ia sempat berbicara akan bershedekah, maka apakah ia mendapatkan pahala jika saya yang bershodaqoh untuknya? ' Rasulullah bersabda: 'Ya.'"