Rasulullah menjadikan pembebasan budak (kemerdekaan) sebagai mahar pernikahan
Imam Ahmad : 12282حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْتَقَ صَفِيَّةَ بِنْتَ حُيَيٍّ وَجَعَلَ عِتْقَهَا صَدَاقَهَا
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Bakr] dan [Muhammad bin Ja'far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik], Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam memerdekakan Shafiyyah binti Huyyay dan menjadikan maharnya dengan hal itu.