Nabi ingin memanjangkan shalat, namun mendengar tangisan bayi, maka beliau memendekkan shalat karena khawatir akan memberatkan ibunya
Imam Ahmad : 11624حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ وَابْنُ جَعْفَرٍ وَعَبْدُ الْوَهَّابِ الْخَفَّافُ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَامُ قَالَ إِنِّي لَأَدْخُلُ الصَّلَاةَ وَأَنَا أُرِيدُ أَنْ أُطِيلَهَا فَأَسْمَعُ بُكَاءَ الصَّبِيِّ فَأَتَجَاوَزُ فِي صَلَاتِي مِمَّا أَعْلَمُ مِنْ شِدَّةِ وَجْدِ أُمِّهِ مِنْ بُكَائِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] dari [Sa'id], dan [Ibnu Ja'far] serta [Abdul Wahhab Al Khaffaf] dari [Sa'id] dari [Qotadah] dari [Anas] bahwa Nabiyullah 'Alaihish Shalatu Was Salam bersabda: "Sungguh, ketika aku shalat maka aku ingin memanjangkannya, namun aku mendengar suara tangisan anak kecil hingga aku ringankan shalatku, karena aku tahu betapa sedihnya hati seorang ibu mendengar tangisan anaknya."