Setiap luka di jalan Allah akan datang pada hari kiamat dalam keadaan berdarah, warnanya darah tapi baunya seperti minyak kasturi
Imam Ahmad : 10450حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ ذَكْوَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُكْلَمُ عَبْدٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَنْ يُكْلَمُ فِي سَبِيلِهِ يَجِيءُ جُرْحُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَوْنُهُ لَوْنُ دَمٍ وَرِيحُهُ رِيحُ مِسْكٍ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Walid] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Dzakwan] dari [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba terluka di jalan Allah, dan Allah lebih tahu dengan orang yang terluka di jalan-Nya, pada hari kiamat lukanya akan datang dengan warna darah sedang baunya harum kesturi."