Setiap luka di jalan Allah akan datang pada hari kiamat dalam keadaan berdarah, warnanya darah tapi baunya seperti minyak kasturi
Imam Ahmad : 10241
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَهَيْئَتِهِ لَوْنُهُ لَوْنُ الدَّمِ وَرِيحُهُ رِيحُ الْمِسْكِ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَا عَنْ شَرِيكٍ أَيْضًا يَعْنِي أَسْوَدَ
Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin 'Amir], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mendapatkan luka di jalan Allah 'azza wajalla, maka ia akan datang pada hari kiamat sebagaimana ketika ia terluka, warnanya warna darah sedang baunya harum kesturi." Bapakku berkata; dan dia juga telah menceritakan kepada kami dari [Syarik], yaitu Aswad."