Bepergian itu merupakan bagian dari adzab yang dapat menghalangi salah seorang di antara kalian dari makan, minum dan tidur
Imam Ahmad : 10041حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْبَكْرِيُّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنْ الْعَذَابِ لِأَنَّ الرَّجُلَ يَشْتَغِلُ فِيهِ عَنْ صِيَامِهِ وَصَلَاتِهِ وَعِبَادَتِهِ فَإِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ نَهْمَتَهُ مِنْ سَفَرِهِ فَلْيُعَجِّلْ الرُّجُوعَ إِلَى أَهْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Abu Abdullah Al Bakri] dari [Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Safar adalah setengah dari siksa, karena Seorang lelaki akan disibukkan dari melaksanakan puasa, shalat dan ibadahnya, maka jika salah seorang dari kalian telah selesai dari keperluannya hendaklah ia segera kembali kepada keluarganya."