Bersumpah dengan pengecualian insya Allah: boleh memilih dan tidak berdosa
Imam Ahmad : 4353
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ فَقَالَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ فَقَدْ اسْتَثْنَى
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dan sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Barangsiapa bersumpah atas sebuah janji lalu mengatakan 'INSYAAALLAH, maka ia telah mengecualikannya."