Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Tidak boleh puasa pada dua hari raya: Idul Fitri dan Idul Adha
Imam Ahmad : 219

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي عُبَيْدٍ مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَنَّهُ شَهِدَ الْعِيدَ مَعَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَصَلَّى قَبْلَ أَنْ يَخْطُبَ بِلَا أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ ثُمَّ خَطَبَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ صِيَامِ هَذَيْنِ الْيَوْمَيْنِ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَيَوْمُ فِطْرِكُمْ مِنْ صِيَامِكُمْ وَعِيدُكُمْ وَأَمَّا الْآخَرُ فَيَوْمٌ تَأْكُلُونَ فِيهِ مِنْ نُسُكِكُمْ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَزْهَرَ قَالَ شَهِدْتُ الْعِيدَ مَعَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu 'Ubaid budak Abdurrahman Bin Auf] bahwa dia menyaksikan shalat Aid bersama [Umar Bin Al Khaththab], lalu Umar melaksanakan shalat sebelum berkhutbah dengan tanpa adzan dan iqamat, kemudian dia berkhutbah dan berkata; "Wahai manusia, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang dari berpuasa pada dua hari ini, adapun salah satunya adalah karena dia hari berbukanya kalian dari berpuasa dan hari raya kalian, sedangkan yang lain adalah karena hari kalian memakan (daging) sembelihan kalian." Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Muhammad Bin Ishaq] Telah menceritakan kepada kami [Az Zuhri] dari [Sa'd Bin Abu 'Ubaid budak Abdurrahman Bin Azhar] dia berkata; "Aku menyaksikan hari raya 'Aid bersama Umar Bin Al Khaththab, " kemudian dia menyebutkan hadis diatas.

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 158, 219, 269, 408, 479, 10223, 10426, 10616, 10866, 10983, 10994, 11059, 11079, 11204, 11254, 11308, 11376, 11474, 21905
Imam Bukhari : 1122, 1731, 1854, 1855, 5145
Imam Muslim : 1920, 1921, 1922, 1923, 1925
Imam Abu Dawud : 2063, 2064
Imam Tirmidzi : 702, 703
Imam Ibnu Majah : 1711, 1712
Imam Malik : 386, 589, 740
Imam Darimi : 1688