Tidak boleh puasa pada dua hari raya: Idul Fitri dan Idul Adha
Imam Bukhari : 1855
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَنَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الْفِطْرِ وَالنَّحْرِ وَعَنْ الصَّمَّاءِ وَأَنْ يَحْتَبِيَ الرَّجُلُ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَعَنْ صَلَاةٍ بَعْدَ الصُّبْحِ وَالْعَصْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami ['Amru bin Yahya] dari [bapaknya] dari [Abu Sa'id radliallahu 'anhu] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang berpuasa pada hari Raya 'Iedul Fithri dan 'Iedul 'Adhha dan juga melarang berkerudung dengan satu helai kain (berselimut sehingga seluruh bagian badannya tertutup) dan juga melarang seseorang duduk dengan memeluk lututnya hingga mengenai pundaknya dan menutupnya dengan selembar kain dan melarang pula shalat setelah Shubuh dan 'Ashar".
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 158, 219, 269, 408, 479, 6893, 6951, 7410, 10103, 10223, 10426, 10616, 10618, 10866, 10867, 10981, 10983, 10991, 10994, 11057, 11059, 11079, 11081, 11181, 11204, 11254, 11256, 11308, 11310, 11314, 11376, 11449, 11474, 21905, 22728, 22730, 25971
Imam Bukhari : 1115, 1122, 1731, 1854, 1855, 1856, 1858, 5145
Imam Muslim : 1920, 1921, 1922, 1923, 1925, 2383, 2475, 2476, 2780
Imam Abu Dawud : 1738, 2063, 2064
Imam Tirmidzi : 300, 702, 703
Imam Nasa'i : 693
Imam Ibnu Majah : 1399, 1400, 1711, 1712
Imam Malik : 386, 589, 740
Imam Darimi : 1385, 1688