Larangan menjual kurma dengan kurma, dan keringanan (rukhsah) dalam jual beli 'araya
Imam Muslim : 2838
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ لِصَاحِبِ الْعَرِيَّةِ أَنْ يَبِيعَهَا بِخَرْصِهَا مِنْ التَّمْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dia berkata; Saya membaca di hadapan [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari [Zaid bin Tsabit] bahwasannya Rasulullah Shallallu 'alaihi wa sallam memberi keringanan bagi orang yang melakukan transksi 'Ariyyah untuk menjualnya dengan taksiran kurma (tamr).
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 3007, 4261, 4313, 6938, 14347, 15510, 16625, 20602, 22012
Imam Bukhari : 2027, 2035, 2040, 2209
Imam Muslim : 2835, 2838, 2839, 2840, 2841, 2842, 2843, 2844, 2845
Imam Abu Dawud : 2918, 2919, 2922, 2929
Imam Tirmidzi : 1223, 1224
Imam Nasa'i : 4447, 4448, 4456, 4460, 4461, 4462, 4463, 4464, 4466, 4467, 4468, 4469, 4470