Larangan menjual kurma dengan kurma, dan keringanan (rukhsah) dalam jual beli 'araya
Imam Abu Dawud : 2918
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي خَارِجَةُ بْنُ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ فِي بَيْعِ الْعَرَايَا بِالتَّمْرِ وَالرُّطَبِ
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Shalih], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb], telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] telah mengabarkan kepadaku [Kharijah bin Tsabit] dari [ayahnya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah memberikan keringanan untuk menjual 'araya (ruthab atau anggur di atas pohon) dengan kurma dan ruthab.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 3007, 4261, 4313, 6938, 14347, 15510, 16625, 20602, 22012
Imam Bukhari : 2027, 2035, 2040, 2209
Imam Muslim : 2835, 2838, 2839, 2840, 2841, 2842, 2843, 2844, 2845
Imam Abu Dawud : 2918, 2919, 2922, 2929
Imam Tirmidzi : 1223, 1224
Imam Nasa'i : 4447, 4448, 4456, 4460, 4461, 4462, 4463, 4464, 4466, 4467, 4468, 4469, 4470