Wanita haid di masa Nabi diperintahkan qadha puasa, tidak qadha shalat
Imam Darimi : 962أَخْبَرَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ بْنُ مُعَتِّبٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنَّا نَحِيضُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا يَأْمُرُ امْرَأَةً مِنَّا بِرَدِّ الصَّلَاةِ
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'la] telah menceritakan kepada Kami ['Ubaidah bin Mu'attib] dari [Ibrahim] dari [Al `Aswad] dari [Aisyah] raddhiallahu 'anha berkata: "Dahulu kami pernah mengalami haid pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau tidak memerintahkan seorang (wanita pun) diantara kami untuk mengerjakan shalat (yang tertinggal ketika masa haid) ".