Mengalami istihadhah berpuasa dan shalat, dan boleh suaminya menggaulinya
Imam Darimi : 806أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَالِمٍ الْأَفْطَسِ قَالَ سُئِلَ سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ أَتُجَامَعُ الْمُسْتَحَاضَةُ فَقَالَ الصَّلَاةُ أَعْظَمُ مِنْ الْجِمَاعِ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Salim Al `Afthas] ia berkata: " [Sa'id bin Jubair] radliallahu 'anhu pernah ditanya, apakah wanita yang sedang mengalami istihadhah boleh digauli? ', ia menjawab: 'Shalat bahkan lebih agung daripada sekedar bersetubuh".