Tidak boleh memakai baju, imamah, celana panjang, mantel, atau pakaian yang diberi minyak wangi atau za'faran, jika tidak mendapatkan sandal, maka boleh mengenakan sepatu dengan memotongnya hingga di bawah mata kaki
Imam Malik : 629
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُولُفِي الْمِنْطَقَةِ يَلْبَسُهَا الْمُحْرِمُ تَحْتَ ثِيَابِهِ أَنَّهُ لَا بَأْسَ بِذَلِكَ إِذَا جَعَلَ طَرَفَيْهَا جَمِيعًا سُيُورًا يَعْقِدُ بَعْضَهَا إِلَى بَعْضٍقَالَ مَالِك وَهَذَا أَحَبُّ مَا سَمِعْتُ إِلَيَّ فِي ذَلِكَ
telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Yahya bin Sa'id] Bahwasanya ia mendengar [Sa'id bin Musayyab] berkata tentang ikat pinggang yang terpasang di bawah baju, yang dipakai oleh orang yang sedang ihram. Bahwa lal itu tidak mengapa, jika dia menjadikan kedua ujungnya sebagai ikat pinggang yang mengikat satu sama lain." Malik berkata; "Ini adalah riwayat yang paling aku sukai mendengarnya dalam masalah ini."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4252, 4310, 4603, 4664, 4761, 4919, 4951, 4992, 5056, 5073, 5215, 5731
Imam Bukhari : 131, 353, 1442, 1707, 1711, 5348, 5356, 5358, 5359
Imam Muslim : 2012, 2013
Imam Abu Dawud : 1554
Imam Tirmidzi : 763
Imam Nasa'i : 2619, 2621, 2622, 2625, 2626, 2627, 2628, 2629, 2630, 2633
Imam Ibnu Majah : 2920
Imam Malik : 624, 626, 627, 628, 629
Imam Darimi : 1730, 1732