Tidak boleh memakai baju, imamah, celana panjang, mantel, atau pakaian yang diberi minyak wangi atau za'faran, jika tidak mendapatkan sandal, maka boleh mengenakan sepatu dengan memotongnya hingga di bawah mata kaki
Imam Malik : 627
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍأَنَّهَا كَانَتْ تَلْبَسُ الثِّيَابَ الْمُعَصْفَرَاتِ الْمُشَبَّعَاتِ وَهِيَ مُحْرِمَةٌ لَيْسَ فِيهَا زَعْفَرَانٌ
telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari [Asma' binti Abu Bakar] bahwa dia mengenakan pakaian yang dicelup dengan warna kuning padahal dia sedang ihram, namun tidak mengenakan za'faran (sejenis wangian) ."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4252, 4310, 4603, 4664, 4761, 4919, 4951, 4992, 5056, 5073, 5215, 5731
Imam Bukhari : 131, 353, 1442, 1707, 1711, 5348, 5356, 5358, 5359
Imam Muslim : 2012, 2013
Imam Abu Dawud : 1554
Imam Tirmidzi : 763
Imam Nasa'i : 2619, 2621, 2622, 2625, 2626, 2627, 2628, 2629, 2630, 2633
Imam Ibnu Majah : 2920
Imam Malik : 624, 626, 627, 628, 629
Imam Darimi : 1730, 1732