Tidak pantas seseorang duduk sebelum jenazah diletakkan di liang lahadnya
Imam Malik : 492
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا أُمَامَةَ بْنَ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ يَقُولُكُنَّا نَشْهَدُ الْجَنَائِزَ فَمَا يَجْلِسُ آخِرُ النَّاسِ حَتَّى يُؤْذَنُوا
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Abu Bakar bin 'Utsman bin Sahl bin Hunaif] Bahwasanya ia mendengar [Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif] berkata, "Kami pernah menghadiri jenazah. Tidak ada yang duduk sehingga orang yang terakhir (tiba) diizinkan."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 589, 597, 1040, 1108, 10766, 10900, 10939, 11018, 11025, 11050, 11082, 11382, 11491, 13632, 14000, 14196, 15132, 15143
Imam Bukhari : 1224, 1227, 1228
Imam Muslim : 1590, 1591, 1592, 1593, 1594, 1595, 1596, 1597, 1598, 1599
Imam Abu Dawud : 2758, 2759, 2761
Imam Tirmidzi : 941, 963, 964
Imam Nasa'i : 1888, 1890, 1891, 1892, 1898, 1902, 1971, 1972, 1973
Imam Ibnu Majah : 1531, 1533, 1534
Imam Malik : 491, 492