Apabila makan malam sudah dihidangkan sedangkan shalat telah didirikan, maka dahulukanlah makan, setelah itu baru mendirikan shalat
Imam Ibnu Majah : 924حَدَّثَنَا أَزْهَرُ بْنُ مَرْوَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وُضِعَ الْعَشَاءُ وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَابْدَءُوا بِالْعَشَاءِقَالَ فَتَعَشَّى ابْنُ عُمَرَ لَيْلَةً وَهُوَ يَسْمَعُ الْإِقَامَةَ
Telah menceritakan kepada kami [Azhar bin Marwan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika makan malam telah terhidang kemudian iqamah dikumandangkan, maka mulailah dengan makan malam. " Nafi' berkata, "Ibnu Umar tetap makan malam meskipun ia mendengar iqamah. "
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4479, 5544, 11532, 11633, 12184, 12932, 13004, 13110, 15924, 15943, 22990, 23112, 24442, 25291, 25375, 25454
Imam Bukhari : 631, 632, 633, 5042, 5043
Imam Muslim : 866, 867, 868
Imam Abu Dawud : 3265
Imam Tirmidzi : 321, 322
Imam Nasa'i : 844
Imam Ibnu Majah : 923, 924, 925
Imam Darimi : 1249, 1250