Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang mengapur kuburan, duduk dan membuat bangunan di atasnya
Imam Nasa'i : 2000أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنَا حَفْصٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى وَأَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُبْنَى عَلَى الْقَبْرِ أَوْ يُزَادَ عَلَيْهِ أَوْ يُجَصَّصَ زَادَ سُلَيْمَانُ بْنُ مُوسَى أَوْ يُكْتَبَ عَلَيْهِ
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Ishaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hafsh] dari [Ibnu Juraij] dari [Sulaiman bin Musa] dan [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang bangunan diatas kuburan, diberi tambah-tambahan, disemen atau diberi tulisan-tulisan."