Posisi imam ketika shalat pada jenazah wanita: Rasulullah menshalatinya dan beliau berdiri di bagian tengah (jenazah) nya
Imam Nasa'i : 390أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ عَبْدِ الْوَارِثِ عَنْ حُسَيْنٍ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ سَمُرَةَ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أُمِّ كَعْبٍ مَاتَتْ فِي نِفَاسِهَا فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ فِي وَسَطِهَا
Telah mengabarkan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] dari [Abdul Warits] dari [Husain yaitu Al-Mu'allim] dari [Ibnu Buraidah] dari [Samurah] dia berkata; "Aku shalat (jenazah) bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam atas mayit Ummu Ka'ab -yang meninggal dunia dalam keadaan nifas (haidl) - maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri shalat (menghadap) di tengah-tengahnya."