Menjaga Identitas Islam
Hadith
Tema
- 1. Allah
- 2. Malaikat
- 3. Kitab-kitab
- 4. Qur'an
- 5. Nabi-nabi
- 6. Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
- 7. Takdir
- 8. Iman, Tauhid dan Syahadat
- 9. Syirik
- 10. Islam
- 11. Thaharah
- 12. Shalat Wajib dan Sunnah
- 13. Dzikir & Doa
- 14. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah
- 15. Zakat dan Sedekah
- 16. Haji dan Umrah
- 17. Makkah, Madinah dan tempat bersejarahnya
- 18. Akhlak Mulia
- 19. Adab Sehari-hari
- 20. Pakaian
- 21. Makanan
- 22. Minuman
- 23. Rumah Tangga
- 24. Wanita, Nikah dan Jima
- 25. Dosa Besar (Al-Kabair selain Syirik)
- 26. Kesehatan dan Pengobatan
- 27. Pergaulan
- 28. Pekerjaan
- 29. Ilmu dan Manhaj
- 30. Ibadah
- 31. Rahmat dan kasih sayang Allah
- 32. Warisan dan Wasiat
- 33. Jihad dan Perang
- 34. Perbudakan
- 35. Mu'amalah (Hukum Perdata)
- 36. Had dan Jinayah (Hukum Pidana)
- 37. Sumpah, Nadzar dan Persaksian
- 38. Fitrah, Tabiat dan Nafsu dalam Hati Manusia
- 39. Perbuatan Ahli Surga dan Ahli Neraka
- 40. Jenazah, Nikmat dan Adzab Kubur
- 41. Syaitan
- 42. Fitnah
- 43. Kiamat, Surga dan Neraka
- 44. Shalat Rasulullah SAW, yang kalian tidak akan mampu mengerjakannya
- 45. Shalat Seratus Raka'at
- 46. Politik (Siyasah)
- 47. Sistem Pemerintahan dan Kepemimpinan dalam Islam
- 48. Hak Hak Asasi Manusia dalam Islam
- 49. Mimpi dan Takwilnya
- 50. Fiqih Minoritas Muslim
- 50.1. Menjaga Identitas Islam
- 50.1.1. Hadits tentang perbedaan umat Islam dari Yahudi dan Nasrani, seperti perintah berpuasa pada hari ‘Asyura’ dan berbeda dari mereka
- 50.1.2. Larangan tasyabbuh (menyerupai) kaum lain dalam hal akidah, ibadah, dan ciri khas keagamaan: Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka
- 50.1.3. Nabi SAW memerintahkan umat Islam untuk menjaga penampilan khas Muslim (seperti memelihara janggut dan memotong kumis)
- 50.1.4. Umat Islam diperintahkan untuk menjaga syiar agama seperti shalat berjamaah, zakat, dan adzan, meskipun berada di lingkungan non-Muslim
- 50.1.5. Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing, maka beruntunglah orang-orang yang tetap teguh di masa keasingan
- 50.1.6. Peganglah sunnahku dan sunnah para khulafaur rasyidin, gigitlah dengan gigi gerahammu - dorongan menjaga prinsip di tengah tekanan lingkungan
- 50.1.7. Barang siapa membuat perkara baru maka amalan tersebut tertolak
- 50.1.8. Islam akan kembali bersarang ke hijaz untuk memperbaiki sunnahku yang dirusak
- 50.2. Toleransi dan Interaksi Sosial
- 50.3. Ibadah di Negeri Minoritas
- 50.4. Hubungan dengan Pemerintah Non-Muslim
- 50.5. Dakwah dan Menjaga Citra Islam
- 50.6. Strategi beradaptasi tanpa kompromi aqidah
- 51. Kebebasan Individu
- 52. Permasalahan Baru dan Kontemporer
- 53. Hubungan Internasional
- 54. Puisi dan Nyanyian