Bli muslim, klikk her
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITH
(The True Islam)


Membebaskan Budak

Hadith Themes
  1. 1. Allah
  2. 2. Malaikat
  3. 3. Kitab-kitab
  4. 4. Qur'an
  5. 5. Nabi-nabi
  6. 6. Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
  7. 7. Takdir
  8. 8. Iman, Tauhid dan Syahadat
  9. 9. Syirik
  10. 10. Islam
  11. 11. Thaharah
  12. 12. Shalat Wajib dan Sunnah
  13. 13. Dzikir & Doa
  14. 14. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah
  15. 15. Zakat dan Sedekah
  16. 16. Haji dan Umrah
  17. 17. Makkah, Madinah dan tempat bersejarahnya
  18. 18. Akhlak Mulia
  19. 19. Adab Sehari-hari
  20. 20. Pakaian
  21. 21. Makanan
  22. 22. Minuman
  23. 23. Rumah Tangga
  24. 24. Wanita, Nikah dan Jima
  25. 25. Dosa Besar (Al-Kabair selain Syirik)
  26. 26. Kesehatan dan Pengobatan
  27. 27. Pergaulan
  28. 28. Pekerjaan
  29. 29. Ilmu dan Manhaj
  30. 30. Ibadah
  31. 31. Rahmat dan kasih sayang Allah
  32. 32. Warisan dan Wasiat
  33. 33. Jihad dan Perang
  34. 34. Perbudakan
    1. 34.1. Membebaskan Budak
      1. 34.1.1. Abdullah bin Umar membebaskan anak hasil zina dan ibunya
      2. 34.1.2. Barang siapa membebaskan seorang budak muslim, Allah akan membebaskan setiap anggota tubuhnya dari neraka
      3. 34.1.3. Salah satu cara menebus dosa besar adalah dengan memerdekakan budak
      4. 34.1.4. Nabi membebaskan banyak budak sebagai bentuk sedekah dan pendekatan diri kepada Allah
      5. 34.1.5. Seorang muslim dianjurkan membebaskan budak sebagai kaffarah sumpah atau pelanggaran
      6. 34.1.6. Memerdekakan budak adalah salah satu bentuk amal yang paling dicintai Allah
      7. 34.1.7. Nabi memberi kabar gembira bahwa setiap budak yang dimerdekakan akan menjadi penolong bagi tuannya di akhirat
      8. 34.1.8. Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan sahabat lain mencontohkan membebaskan banyak budak demi mencari ridha Allah
      9. 34.1.9. Membebaskan budak dan menikahinya mendapat dua pahala
      10. 34.1.10. Ketentuan memerdekakan Budak milik bersama (syarikat) dan kewajiban melunasi hak pemilik lain (sekutu)
      11. 34.1.11. Budak milik bersama yang dimerdekakan sebagian oleh salah satu pemiliknya, maka pemilik itu menanggung sisa bagian yang lain
      12. 34.1.12. Wala' (perwalian) adalah hak orang yang memerdekakan, dan syarat yang menyalahinya batal
      13. 34.1.13. Larangan menjual dan menghibahkan hak wala' (perwalian atas budak yang dimerdekakan)
      14. 34.1.14. Menebus bagian sekutu dengan taksiran yang adil tanpa kecurangan, dan hanya bila pemerdeka itu mampu
      15. 34.1.15. Pembebasan enam budak menjelang wafat dibatasi menjadi dua orang melalui undian, karena wasiat hanya berlaku sepertiga harta
      16. 34.1.16. Budak mudabbar boleh dijual bila pemiliknya tidak memiliki harta lain, dan Nabi menjualkannya
    2. 34.2. Dosa Budak
    3. 34.3. Hak dan Kewajiban antara Tuan dan Budak
    4. 34.4. Pembebasan Budak sebagai Tebusan Dosa dan Kaffarah
    5. 34.5. Mukatab dan Kebebasan Budak
    6. 34.6. Pahala dan Ancaman bagi Tuan
    7. 34.7. Keutamaan Budak yang Taat
  35. 35. Mu'amalah (Hukum Perdata)
  36. 36. Had dan Jinayah (Hukum Pidana)
  37. 37. Sumpah, Nadzar dan Persaksian
  38. 38. Fitrah, Tabiat dan Nafsu dalam Hati Manusia
  39. 39. Perbuatan Ahli Surga dan Ahli Neraka
  40. 40. Jenazah, Nikmat dan Adzab Kubur
  41. 41. Syaitan
  42. 42. Fitnah
  43. 43. Kiamat, Surga dan Neraka
  44. 44. Shalat Rasulullah SAW, yang kalian tidak akan mampu mengerjakannya
  45. 45. Shalat Seratus Raka'at
  46. 46. Politik (Siyasah)
  47. 47. Sistem Pemerintahan dan Kepemimpinan dalam Islam
  48. 48. Hak Hak Asasi Manusia dalam Islam
  49. 49. Mimpi dan Takwilnya
  50. 50. Fiqih Minoritas Muslim
  51. 51. Kebebasan Individu
  52. 52. Permasalahan Baru dan Kontemporer
  53. 53. Hubungan Internasional
  54. 54. Puisi dan Nyanyian