الدخول في الإسلام، اضغط هنا
الإسلام الحق: القرآن والحديث
(الإسلام الحق)


الحديث الموضوعات
  1. 1. Allah
  2. 2. Malaikat
  3. 3. Kitab-kitab
  4. 4. Qur'an
  5. 5. Nabi-nabi
  6. 6. Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
  7. 7. Takdir
  8. 8. Iman, Tauhid dan Syahadat
  9. 9. Syirik
  10. 10. Islam
  11. 11. Thaharah
  12. 12. Shalat Wajib dan Sunnah
  13. 13. Dzikir & Doa
  14. 14. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah
  15. 15. Zakat dan Sedekah
  16. 16. Haji dan Umrah
  17. 17. Makkah, Madinah dan tempat bersejarahnya
  18. 18. Akhlak Mulia
  19. 19. Adab Sehari-hari
  20. 20. Pakaian
  21. 21. Makanan
  22. 22. Minuman
  23. 23. Rumah Tangga
  24. 24. Wanita, Nikah dan Jima
    1. 24.1. Wanita
    2. 24.2. Nikah
      1. 24.2.1. Bolehnya menikah tanpa syahadat
      2. 24.2.2. Bolehnya mahar dengan mengajarkan hafalan Al-Qur’an
      3. 24.2.3. Jenis-jenis pernikahan jahiliyyah, hanya dibolehkan satu saja
      4. 24.2.4. Menikahlah dengan wanita yang penyayang dan subur karena aku akan berbangga dengan banyaknya umatku di hari kiamat
      5. 24.2.5. Tidak ada nikah tanpa adanya wali
      6. 24.2.6. Apabila datang seorang laki-laki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia
      7. 24.2.7. Perempuan dinikahi karena empat hal, pilihlah karena agamanya niscaya engkau beruntung
      8. 24.2.8. Janganlah seorang wanita menikahkan wanita lain dan jangan pula wanita menikahkan dirinya sendiri
      9. 24.2.9. Nasehatilah wanita karena wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok
      10. 24.2.10. Janganlah seorang istri meminta suaminya menceraikan saudaranya (istri suaminya yang lain) demi untuk mencukupi periuknya
      11. 24.2.11. Larangan seorang wanita dipoligami bibinya dari fihak ayah maupun ibu
      12. 24.2.12. Tidak boleh seorang kakak wanita dinikahi sebagai madu adik wanitanya, dan adik wanita dinikahi sebagai madu kakak wanitanya
      13. 24.2.13. Tidak boleh menikahi nenek nenek dengan memadu gadis kecil atau sebaliknya
      14. 24.2.14. Khawatir tidak dapat menahan nafsu, halal bagi kalian menikahi empat wanita
      15. 24.2.15. Dahulu khawatir untuk menasehati dan memberi arahan pada isteri kami
      16. 24.2.16. Diharamkan kamu mengawini wanita bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki
      17. 24.2.17. Izin nikah mut'ah pada masa awal, kemudian diharamkan selamanya
      18. 24.2.18. Anjuran menikah bagi pemuda yang mampu karena lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan, dan puasa sebagai perisai bagi yang belum mampu
      19. 24.2.19. Rasulullah menolak Utsman bin Mazh'un untuk membujang (tabattul)
      20. 24.2.20. Larangan Nabi terhadap para sahabat yang hendak mengebiri diri saat berperang tanpa istri
      21. 24.2.21. Rasulullah melarang nikah secara mut'ah
      22. 24.2.22. Rasulullah melarang nikah mut'ah dan daging keledai jinak pada Perang Khaibar
      23. 24.2.23. Al Ahzab(33); 53. Jika diundang, masuklah dan selesai makan, keluarlah
      24. 24.2.24. Nabi SAW mengadakan walimah dengan kambing pada pernikahan Zainab
      25. 24.2.25. Rasulullah menurunkan tirai, kemudian Allah menurunkan ayat hijab
      26. 24.2.26. Rasulullah Shallallahu 'Aliahi Wasallam melarang nikah syighar (nikah tanpa mahar)
      27. 24.2.27. Tidak ada nikah syighor (nikah dengan sistem silang tanpa mahar) dalam Islam
      28. 24.2.28. Penuhilah undangan, jika kalian diundang
      29. 24.2.29. Kewajiban menepati syarat dalam akad pernikahan
      30. 24.2.30. Pentingnya meminta pendapat janda dan persetujuan gadis sebelum Nikah
      31. 24.2.31. Janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, dan gadis dimintai persetujuannya - diamnya adalah tanda setuju
      32. 24.2.32. Rasulullah menikahi Aisyah dan berumah tangga dengannya pada bulan Syawwal
      33. 24.2.33. Mahar Rasulullah untuk istri-istinya adalah dua belas uqiyah dan satu nasy
      34. 24.2.34. Pernikahan abdurrahman bin auf dengan wanita anshar, dengan mahar pernikahan sebiji kurma emas, dan Rasululllah menganjurkan mengadakan walimah
      35. 24.2.35. Kebolehan menikah dengan mahar seukuran satu biji emas (senilai dengan lima dirham)
      36. 24.2.36. Rasulullah menjadikan pembebasan budak (kemerdekaan) sebagai mahar pernikahan
      37. 24.2.37. Menikahkan anak, memberi nafkah emas, dan bersedekah
      38. 24.2.38. An-Nisa' (4);3 - ketentuan poligami dan keadilan
    3. 24.3. Khitbah dan hukum hukumnya
    4. 24.4. Jima’
    5. 24.5. Azl (Mengeluarkan Mani di Luar Rahim)
    6. 24.6. Hukum Persusuan (Radha'ah)
    7. 24.7. Larangan seorang isteri menceritakan sifat-sifat wanita lain pada suaminya
    8. 24.8. Larangan menyebarkan rahasia persetubuhannya suami istri ke orang lain
  25. 25. Dosa Besar (Al-Kabair selain Syirik)
  26. 26. Kesehatan dan Pengobatan
  27. 27. Pergaulan
  28. 28. Pekerjaan
  29. 29. Ilmu dan Manhaj
  30. 30. Ibadah
  31. 31. Rahmat dan kasih sayang Allah
  32. 32. Warisan dan Wasiat
  33. 33. Jihad dan Perang
  34. 34. Perbudakan
  35. 35. Mu'amalah (Hukum Perdata)
  36. 36. Had dan Jinayah (Hukum Pidana)
  37. 37. Sumpah, Nadzar dan Persaksian
  38. 38. Fitrah, Tabiat dan Nafsu dalam Hati Manusia
  39. 39. Perbuatan Ahli Surga dan Ahli Neraka
  40. 40. Jenazah, Nikmat dan Adzab Kubur
  41. 41. Syaitan
  42. 42. Fitnah
  43. 43. Kiamat, Surga dan Neraka
  44. 44. صلاة النبي محمد صلى الله عليه وسلم التي لن تستطيع أداؤها
  45. 45. صلاة مائة ركعة
  46. 46. Politik (Siyasah)
  47. 47. Sistem Pemerintahan dan Kepemimpinan dalam Islam
  48. 48. Hak Hak Asasi Manusia dalam Islam
  49. 49. Mimpi dan Takwilnya
  50. 50. Fiqih Minoritas Muslim
  51. 51. Kebebasan Individu
  52. 52. Permasalahan Baru dan Kontemporer
  53. 53. Hubungan Internasional
  54. 54. Puisi dan Nyanyian