Shalat Dhuha
हदीस
विषयहरू
- 1. Allah
- 2. Malaikat
- 3. Kitab-kitab
- 4. Qur'an
- 5. Nabi-nabi
- 6. Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
- 7. Takdir
- 8. Iman, Tauhid dan Syahadat
- 9. Syirik
- 10. Islam
- 11. Thaharah
- 12. Shalat Wajib dan Sunnah
- 12.1. Tujuan diciptakan manusia adalah beribadah kepada Allah
- 12.2. Keutamaan shalat dan perintah shalat
- 12.3. Syarat sahnya shalat
- 12.4. Rukun dan Gerakan shalat beserta bacaannya
- 12.5. Bacaan Al-Qur’an dan Doa-doa dalam Shalat
- 12.6. Qiyamul Lail dan Witir
- 12.7. Shalat Dhuha
- 12.7.1. Rasulullah berwasiat kepada abu dzar agar melakukan shalat dhuha
- 12.7.2. Rasulullah berwasiat kepada abu hurairah agar melakukan shalat dhuha
- 12.7.3. Rasulullah shalat dhuha delapan rakaat saat penaklukan kota makkah di rumah ummu hani, salam pada setiap dua rakaat
- 12.7.4. Rasulullah pernah melakukan shalat dhuha sebanyak empat rakaat, dan terkadang beliau menambah sekehendak Allah
- 12.7.5. Aisyah berkata: Rasulullah tidak pernah melakukan shalat sunnah dhuha, baik ketika berpergian atau pun bermukim, sedangkan aisyah melakukan
- 12.7.6. Kontroversi hukum shalat dhuha dalam pandangan sahabat
- 12.7.7. Sikap ibnu umar terhadap shalat dhuha: antara keteladanan dan kehati-hatian
- 12.7.8. Rasulullah tidak pernah shalat sunnah dhuha sama sekali, karena beliau khawatir bila manusia menjadikan hal yang sunnah menjadi wajib atas mereka
- 12.7.9. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dhuha hanya sekali
- 12.7.10. Rasulullah jika shalat dhuha, kami beranggapan bahwa beliau tidak akan meninggalkannya, dan jika beliau meninggalkannya, kami beranggapan bahwa beliau tidak akan shalat dluha lagi
- 12.7.11. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa melaksanakan shalat Dhuha
- 12.7.12. Ada tiga hal yang ketiganya wajib bagiku antara lain shalat Dhuha
- 12.7.13. Diperintahkan kepadaku dua shalat dhuha, witir dan berkurban namun tidak diwajibkan
- 12.7.14. Rasulullah melakukan shalat dhuha dua rakaat ketika diberi kabar mengenai kemenangan
- 12.7.15. Rasulullah tidak rutin shalat Dhuha kecuali setelah pulang perjalanan (safar)
- 12.7.16. Rasulullah mengerjakan shalat sunnah Dhuha delapan rakaat saat safar
- 12.7.17. Kecintaan Aisyah terhadap shalat dhuha: sekiranya orang tuaku hidup kembali, aku tak akan meninggalkannya
- 12.7.18. Barangsiapa shalat dhuha dua belas raka'at, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah istana dari emas
- 12.7.19. Barangsiapa berjalan untuk shalat dhuha maka ia seolah mendapatkan pahala orang umroh
- 12.7.20. Barangsiapa menjaga shalat Dhuha maka dosa-dosanya akan diampuni walaupun seperti buih di lautan
- 12.7.21. Keutamaan shalat Dhuha di masjid seperti berperang cepat dan membawa ghanimah
- 12.7.22. Setiap ruas yang dimiliki oleh anak Adam terdapat sedekahnya, cukuplah dengan dua rakaat shalat Dhuha
- 12.7.23. Ibnu 'umar melakukan shalat dhuha hanya pada dua kesempatan yaitu di makkah dan di masjid quba
- 12.7.24. Shalat Awwabiin (orang-orang yang bertaubat) adalah apabila matahari telah terang (panas)
- 12.7.25. Rasulullah shalat Dhuha saat posisi matahari di timur tetapi seperti waktu ashar
- 12.7.26. Shalat pada malam dan siang hari itu adalah dua rakaat-dua rakat, dan bertasyahud setiap dua rakaat
- 12.7.27. Larangan shalat Dhuha saat matahari terbit
- 12.8. Tarawih
- 12.9. Kiblat
- 12.10. Hukum, Syariat serta sunnah shalat yang lain
- 12.11. Adzan dan Iqamah
- 12.12. Masjid dan Jama'ah
- 12.13. Hari Jum'at dan Shalat Jum’at
- 12.14. Shalat Khauf (Waktu Perang)
- 12.15. Dua Hari Raya dan Shalat Ied
- 12.16. Shalat Gerhana
- 12.17. Keringanan dalam masalah shalat
- 12.18. Larangan dalam masalah shalat
- 12.19. Shalat Tasbih
- 12.20. Shalat Istisqa (meminta hujan)
- 12.21. Shalat Jenazah
- 12.22. Shalat istikharah
- 12.23. Ramadhan dan Qiyamul Lail
- 12.24. Shalat Sunnah di rumah
- 12.25. Anas berkata aku tidak pernah mengenal sesuatu pun di zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti apa yang terjadi sekarang (melalaikan shalat)
- 13. Dzikir & Doa
- 14. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah
- 15. Zakat dan Sedekah
- 16. Haji dan Umrah
- 17. Makkah, Madinah dan tempat bersejarahnya
- 18. Akhlak Mulia
- 19. Adab Sehari-hari
- 20. Pakaian
- 21. Makanan
- 22. Minuman
- 23. Rumah Tangga
- 24. Wanita, Nikah dan Jima
- 25. Dosa Besar (Al-Kabair selain Syirik)
- 26. Kesehatan dan Pengobatan
- 27. Pergaulan
- 28. Pekerjaan
- 29. Ilmu dan Manhaj
- 30. Ibadah
- 31. Rahmat dan kasih sayang Allah
- 32. Warisan dan Wasiat
- 33. Jihad dan Perang
- 34. Perbudakan
- 35. Mu'amalah (Hukum Perdata)
- 36. Had dan Jinayah (Hukum Pidana)
- 37. Sumpah, Nadzar dan Persaksian
- 38. Fitrah, Tabiat dan Nafsu dalam Hati Manusia
- 39. Perbuatan Ahli Surga dan Ahli Neraka
- 40. Jenazah, Nikmat dan Adzab Kubur
- 41. Syaitan
- 42. Fitnah
- 43. Kiamat, Surga dan Neraka
- 44. Shalat Rasulullah SAW, yang kalian tidak akan mampu mengerjakannya
- 45. Shalat Seratus Raka'at
- 46. Politik (Siyasah)
- 47. Sistem Pemerintahan dan Kepemimpinan dalam Islam
- 48. Hak Hak Asasi Manusia dalam Islam
- 49. Mimpi dan Takwilnya
- 50. Fiqih Minoritas Muslim
- 51. Kebebasan Individu
- 52. Permasalahan Baru dan Kontemporer
- 53. Hubungan Internasional
- 54. Puisi dan Nyanyian