Hadits Perwakilan
Nabi menandai hadyu dengan menggores punuk kanannya hingga berdarah (isy'ar) dan mengalunginya dengan dua sandal (taqlid) di Dzul Hulaifah
Imam Ahmad : 2182حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ قَتَادَةُ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَسَّانَ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ دَعَا بِبَدَنَتِهِ أَوْ أُتِيَ بِبَدَنَتِهِ فَأَشْعَرَ صَفْحَةَ سَنَامِهَا الْأَيْمَنِ ثُمَّ سَلَتَ الدَّمَ عَنْهَا وَقَلَّدَهَا بِنَعْلَيْنِ ثُمَّ أَتَى رَاحِلَتَهُ فَلَمَّا قَعَدَ عَلَيْهَا وَاسْتَوَتْ بِهِ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالْحَجِّ
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], ia berkata; [Qatadah] telah mengabarkan kepadaku, ia berkata; aku mendengar [Abu Hassan] menceritakan dari [Ibnu Abbas]; bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat zhuhur di Dzulhulaifah, lalu beliau meminta diambilkan hewan kurbannya, maka dibawakanlah hewan kurbannya kepada beliau, lalu beliau menggores punuk bagian kanannya sehingga keluar darah, kemudian mengalunginya dengan dua sandal, lalu beliau menaiki tunggangannya. Setelah beliau duduk di atasnya dan sejajar dengan Baida', beliau berihlal (memulai ihram dengan niatnya) untuk haji."