Hadits Perwakilan
Dua rakaat yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (sebelum shubuh & setelah ashar)
Imam Ahmad : 24101حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنِ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ صَلَاتَانِ لَمْ يَتْرُكْهُمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِرًّا وَلَا عَلَانِيَةً رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Kholid] dari [Asy-Syaibani] dari [Abdurrahman bin Al-Aswad] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata; "Dua shalat (sunnah) yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan adalah dua rakaat setelah ashar dan dua rakaat sebelum fajar."