Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



- Jihad dan Perang Keutamaan Jihad dan mati Syahid Kisah Amir bin Al-Akwa' pada Perang Khaibar: Kebolehan syair rajaz dalam safar, larangan daging keledai jinak, dan penegasan ganjaran pahala ganda bagi pejuang yang gugur terkena senjatanya sendiri

Hasil Penelusuran Hadits :
Total Hadits : 1
Hadits Perwakilan
Kisah Amir bin Al-Akwa' pada Perang Khaibar: Kebolehan syair rajaz dalam safar, larangan daging keledai jinak, dan penegasan ganjaran pahala ganda bagi pejuang yang gugur terkena senjatanya sendiri
Imam Ahmad : 15928

قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ الْأَكْوَعِ قَالَ خَرَجْنَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى خَيْبَرَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَيْ عَامِرُ لَوْ أَسْمَعْتَنَا مِنْ هُنَيَّاتِكَ قَالَ فَنَزَلَ يَحْدُو بِهِمْ وَيَذْكُرُ تَالَلَّهِ لَوْلَا اللَّهُ مَا اهْتَدَيْنَا وَذَكَرَ شِعْرًا غَيْرَ هَذَا وَلَكِنْ لَمْ أَحْفَظْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ هَذَا السَّائِقُ قَالُوا عَامِرُ بْنُ الْأَكْوَعِ فَقَالَ يَرْحَمُهُ اللَّهُ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ يَا نَبِيَّ اللَّهِ لَوْلَا مَتَّعْتَنَا بِهِ فَلَمَّا اصَّافَّ الْقَوْمُ قَاتَلُوهُمْ فَأُصِيبَ عَامِرُ بْنُ الْأَكْوَعِ بِقَائِمِ سَيْفِ نَفْسِهِ فَمَاتَ فَلَمَّا أَمْسَوْا أَوْقَدُوا نَارًا كَثِيرَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا هَذِهِ النَّارُ عَلَى أَيِّ شَيْءٍ تُوقَدُ قَالُوا عَلَى حُمُرٍ إِنْسِيَّةٍ قَالَ أَهْرِيقُوا مَا فِيهَا وَكَسِّرُوهَا فَقَالَ رَجُلٌ أَلَا نُهَرِيقُ مَا فِيهَا وَنَغْسِلُهَا قَالَ أَوْ ذَاكَ

(Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yazid bin Abu 'Ubaid] berkata; telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Al Akwa'] berkata; kami keluar bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam menuju Khaibar. Lalu ada seorang laki-laki dari kaum yang berkata; Wahai 'Amir, maukah kamu memperdengarkan bait-bait syair kepada kami sebentar saja?. (Salamah bin Al Akwa' radliyallahu'anhu) berkata; lalu dia singgah, membacakan bait syair kepada mereka dan berkata 'Demi Allah, kalau bukan karena Allah maka kami tidak akan mendapatkan petunjuk', lalu dia menyebutkan syair selain itu, tapi saya tidak menghapalnya. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Siapakah orang yang menuntun itu?" Mereka menjawab, 'Amir bin Al Akwa'. Lalu beliau bersabda: "Semoga Allah memberi rahmat kepadanya." Lalu salah satu dari anggota kaum yang berkata; "Wahai Nabiyullah, Aduhai sekiranya anda menangguhkan doa anda agar kami bisa bersahabat lebih panjang bersamanya." Tatkala orang-orang mencabut pedang mereka untuk berperang, mereka menyerang musuh mereka, lalu 'Amir bin Al Akwa' terbunuh terkena pedangnya sendiri lalu dia meninggal. Pada sore harinya, mereka menyalakan banyak api, lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Untuk apakah api-api itu, untuk apa dinyalakan?" Mereka menjawab, untuk memasak keledai. Beliau bersabda: "Tumpahkanlah semua isinya dan pecahkanlah", ada seorang laki-laki berkata; apakah kami menumpahkannya lalu mencucinya kembali. Beliau menjawab, Ya.

Hadits Penguat :


Imam Ahmad : 15928
Imam Bukhari : 5682