Jalan yang kotor sebelumnya disucikan oleh tanah jalanan setelahnya yang mensucikannya
Imam Ahmad : 25283حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَارَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أُمِّ وَلَدٍ لِإِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَتْ كُنْتُ أَجُرُّ ذَيْلِي فَأَمُرُّ بِالْمَكَانِ الْقَذِرِ وَالْمَكَانِ الطَّيِّبِ فَدَخَلْتُ عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَسَأَلْتُهَا عَنْ ذَلِكَ فَقَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُطَهِّرُهُ مَا بَعْدَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Umarah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [ibu anak Ibrahim bin Abdurrahman bin Auf] berkata; "Dahulu aku memanjangkan ujung kainku, lalu aku melewati tempat yang kotor dan tempat yang bersih. Kemudian aku menemui [Ummu Salamah], aku bertanya kepadanya akan hal itu, ia menjawab; "Aku mendengar Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Yang engkau lewati setelah nya yang akan mensucikannya'."