Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Orang yang junub sebelum fajar tetap sah puasanya
Imam Ahmad : 24889

حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْمَرٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِي يُونُسَ مَوْلَى عَائِشَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى الْبَابِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُصْبِحُ جُنُبًا وَأَنَا أُرِيدُ الصِّيَامَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أُصْبِحُ جُنُبًا وَأَنَا أُرِيدُ الصِّيَامَ ثُمَّ أَغْتَسِلُ فَأَصُومُ قَالَ الرَّجُلُ إِنَّكَ لَسْتَ مِثْلَنَا إِنَّكَ قَدْ غُفِرَ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَخْشَاكُمْ لِلَّهِ وَأَعْلَمَ بِمَا أَتَّقِي

Telah menceritakan kepada kami [Rauh] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Abdullah bin Abdurrahman bin Ma'mar Al Anshari] dari [Abu Yunus, pembantu Aisyah], dari [Aisyah] bahwa ada seorang lelaki yang berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sementara beliau sedang beridiri di pintu; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku pernah junub di pagi hari dan aku ingin berpuasa?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Di pagi hari saya pernah junub sedangkan saya ingin berpuasa. Kemudian aku mandi dan berpuasa." Lelaki tersebut berkata; "Sesungguhnya engkau tidak seperti kami, sesungguhnya dosa-dosamu yang telah lalu dan akan datang telah diampuni." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam marah seraya bersabda: "Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian dan aku paling tahu terhadap ketakwaanku."

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 1708, 1729, 22933, 22945, 22975, 23249, 24326, 24493, 24627, 24733, 24888, 24889, 25187, 25276, 25279, 25380, 25394, 25407, 25412, 25430, 25443, 25444, 25445, 25446, 25447, 25520
Imam Bukhari : 1791, 1795, 1796
Imam Muslim : 1864, 1865, 1866, 1867, 1868, 1869
Imam Tirmidzi : 710
Imam Nasa'i : 183
Imam Ibnu Majah : 1694
Imam Malik : 565, 566, 567
Imam Darimi : 1662