Daging sebagai shadaqah seseorang dan juga sebagai hadiah bagi orang lain
Imam Ahmad : 24015حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عُتْبَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهُ تُصُدِّقَ عَلَى بَرِيرَةَ مِنْ لَحْمِ الصَّدَقَةِ فَذُهِبَ بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقِيلَ إِنَّهُ مِنْ لَحْمِ الصَّدَقَةِ قَالَ إِنَّمَا هُوَ لَهَا صَدَقَةٌ وَلَنَا هَدِيَّةٌ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Abdullah bin Abi Utbah] dari [Aisyah]; bahwa (Abdullah bin Abi Utbah) menyedekahkan daging sedekah kepada Barirah. Daging itu lalu dibawa kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam seraya diberi tahu bahwa itu adalah daging sedekah. Beliau bersabda: "Daging tersebut baginya (Barirah) adalah sedekah sedangkan bagi kita adalah hadiah."