Makna istirahat bagi orang mukmin dan istirahatnya makhluk dari kejahatan orang keji saat kematian
Imam Ahmad : 23891
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ مَوْتِ الْفَجْأَةِ فَقَالَ رَاحَةٌ لِلْمُؤْمِنِ وَأَخْذَةُ أَسَفٍ لِفَاجِرٍ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Ubaidillah bin Walid] dari [Abdullah bin Ubaid bin Umair] dari [Aisyah] berkata; "Saya bertanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tentang kematian secara tiba-tiba, maka Rasulullah bersabda: " Itu adalah istirahat seorang mukmin dan kematian yang menyedihkan bagi orang yang fajir (orang yang suka berbuat keburukan)."