Rasulullah Wafat di Rumah Aisyah radhiyallahu ‘anha, Kepala Beliau Berada di Pangkuannya Saat Ruh Dicabut
Imam Ahmad : 23758
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَأْسُهُ بَيْنَ سَحْرِي وَنَحْرِي قَالَتْ فَلَمَّا خَرَجَتْ نَفْسُهُ لَمْ أَجِدْ رِيحًا قَطُّ أَطْيَبَ مِنْهَا
Telah menceritakan kepada kami [Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammam], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata; "Tatkala Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dicabut nyawanya, kepala beliau berada di antara paru-paru dan bagian atas dadaku." (Aisyah) Berkata; "Di saat nyawa beliau keluar, saya tidak pernah mendapatkan bau seharum baunya."