Barangsiapa menyempurnakan wudhu sebagaimana yang Allah perintahkan, maka shalat wajib dengan shalat wajib yang lain adalah sebagai penghapus dosa
Imam Ahmad : 21223
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ بْنُ الْحَجَّاجِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْحِمْصِيِّ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْوُضُوءَ يُكَفِّرُ مَا قَبْلَهُ ثُمَّ تَصِيرُ الصَّلَاةُ نَافِلَةً قَالَ فَقِيلَ لَهُ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ غَيْرَ مَرَّةٍ وَلَا مَرَّتَيْنِ وَلَا ثَلَاثٍ وَلَا أَرْبَعٍ وَلَا خَمْسٍ
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah bin Al Hajjaj] dari [Qotadah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Umamah Al Himshi] berkata; Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Wudhu itu menghapus kesalahan sebelumnya kemudian shalatnya menjadi sunnah." Perawi berkata; Apa kau mendengarnya dari Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam? Ia menjawab; Ya, bukan hanya sekali, dua kali, tiga kali, empat kali dan lima kali.