Apabila khawatir masuk waktu subuh, maka shalatlah witir satu rakat
Imam Ahmad : 18630حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبَسَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى وَجَوْفُ اللَّيْلِ الْآخِرُ أَوْجَبُهُ دَعْوَةً قَالَ فَقُلْتُ أَوْجَبُهُ قَالَ لَا وَلَكِنْ أَوْجَبُهُ يَعْنِي بِذَلِكَ الْإِجَابَةَ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Mush'ab] Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr] dari ['Athiyyah] dari [Amru bin 'Abasah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat malam itu adalah dua raka'at dua raka'at. Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling mustajab untuk do'a." saya bertanya, "Mungkin maksudnya adalah yang paling wajib?" ia menjawab, "Tidak, akan tetapi yang dimaksudkan awjab adalah diprediksikan doa musti terkabul."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4263, 4331, 4343, 4560, 4616, 4646, 4712, 4714, 4745, 4790, 4841, 4851, 4857, 4912, 4967, 5089, 5142, 5197, 5213, 5226, 5246, 5667, 5736, 5893, 5894, 5900, 5976, 6070, 6150, 16869, 18629, 18630
Imam Bukhari : 452, 453, 936, 938, 940, 1069
Imam Muslim : 1239, 1240, 1241, 1242, 1243, 1251, 1252
Imam Abu Dawud : 1103, 1130, 1211, 1224
Imam Tirmidzi : 401, 423, 429, 543
Imam Nasa'i : 1648, 1649, 1650, 1651, 1652, 1653, 1654, 1655, 1656, 1674, 1675, 1676, 1677
Imam Ibnu Majah : 1164, 1165, 1308, 1309, 1310, 1312, 1315
Imam Malik : 247
Imam Darimi : 1422, 1423, 1537