Menghadiahi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keledai liar ketika sedang ihram, lalu beliau menolaknya
Imam Ahmad : 18471حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ قَالَ قَدِمَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ يَسْتَذْكِرُهُ كَيْفَ أَخْبَرْتَنِي عَنْ لَحْمٍ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ حَرَامٌ قَالَ نَعَمْ أَهْدَى لَهُ رَجُلٌ عُضْوًا مِنْ لَحْمِ صَيْدٍ فَرَدَّهُ وَقَالَ إِنَّا لَا نَأْكُلُهُ إِنَّا حُرُمٌ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Juraij] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Hasan bin Muslim] dari [Thawus] ia berkata; Zaid bin Arqam datang, maka Ibnu Abbas berkata kepadanya, "Bagaimana yang telah Anda ceritakan kepadaku mengenai daging yang dihadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sementara beliau saat itu sedang ihram?" [Zaid] menjawab, "Ya, seorang laki-laki memberikan hadiah kepada beliau berupa sepotong daging buruan, maka beliau pun menolaknya seraya bersabda: 'Kami tidak memakannya. Sebab, kami sedang melakukan ihram.'"