Melarang dari air anggur dalam Al Jarr dan Ad Dubbaa’
Imam Ahmad : 18353حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ الشَّيْبَانِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَرِّ الْأَخْضَرِ قَالَ قُلْتُ الْأَبْيَضُ قَالَ لَا أَدْرِي
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sulaiman Asy Syaibani] ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Abu Aufa] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang Nabidz Al Jarr (sejenis rendaman anggur, kemudian di didiamkan dalam bejana yang terbuat dari tanah liat) yakni yang masih hijau. Asy Syaibani berkata; Saya bertanya, "Bagaimana dengan Nabidz yang telah berwarna putih?" Ibnu Abu Aufa menjawab: "Saya tidak tahu.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 180, 251, 340, 1905, 1924, 2476, 4605, 4677, 4678, 4771, 4788, 4828, 4830, 4848, 4909, 4944, 5166, 5172, 5220, 5229, 5315, 5504, 5569, 5689, 5740, 6128, 6152, 10548, 10643, 11206, 11313, 11423, 12223, 12246, 14322, 14590, 14610, 15546, 18316, 18318, 18353, 18585, 19668, 19724, 23508, 23515, 23535, 24786, 24879, 24880, 25629, 25631
Imam Bukhari : 5167
Imam Muslim : 3708, 3709, 3710, 3711, 3712, 3713, 3714, 3715, 3716, 3717, 3718, 3719, 3720
Imam Tirmidzi : 1790
Imam Nasa'i : 5520, 5521, 5522, 5523, 5527, 5528, 5529, 5541, 5546, 5548, 5550