Orang yang beramal karena ingin didengar (sum’ah) akan dipermalukan di hadapan anusia pada hari kiamat
Imam Ahmad : 18055حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ جُنْدُبًا يَقُولُ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْبَجَلِيُّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُسَمِّعْ يُسَمِّعْ اللَّهُ بِهِ وَمَنْ يُرَاءِ يُرَاءِ اللَّهُ بِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dan [Abdurrahman] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Salamah bin Kuhail] ia berkata, saya mendengar [Jundub] berkata; Abdurrahman Al Bajali berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang beramal karena sum'ah, maka Allah akan menjadikan amalannya itu sebagai amalan sum'ah. Dan barangsiapa yang berbuat karena riya`, maka Allah akan menjadikan perbutan tersebut sebagai perbuatan riya`."