Malaikat Jibril Lama Tidak Datang Hingga Turun Surat Adh-Dhuha
Imam Ahmad : 18053حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ جُنْدُبًا الْعَلَقِيَّ يُحَدِّثُ أَنَّ جِبْرِيلَ أَبْطَأَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَزِعَ قَالَ فَقِيلَ لَهُ قَالَ فَنَزَلَتْ { وَالضُّحَى وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى }
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al Aswad bin Qais] ia berkata, saya mendengar [Jundub Al Alaqi] menceritakan bahwa jibril menangguhkan (penurunan wahyu) kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sehingga beliau pun gelisah dan sedih. Kemudian ditanyakanlah hal itu kepadanya, maka turunlah ayat: "Demi waktu matahari sepenggalahan naik, Dan demi malam apabila Telah sunyi (gelap), Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu." (QS. Adhdhuha 1-3).