Sunnahnya berada di sebelah kanan imam: apabila kami shalat bersama Rasulullah, maka kami sangat senang untuk berdiri shalat di samping kanannya
Imam Ahmad : 17962حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ عَن ابْنِ الْبَرَاءِ عَن الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَحَبَّ أَوْ نُحِبُّ أَنْ نَقُومَ عَنْ يَمِينِهِ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَجْمَعُ عِبَادَكَ أَوْ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Tsabit bin Ubaid] dari [Ibnu Al Baraa`] dari [Al Baraa`] ia berkata; Apabila kami shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka kami sangat senang untuk berdiri shalat di samping kanannya. Dan saya telah mendengarnya membaca: "RABBII QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAJMA'U 'IBAADAK AW TAB'ATSU 'IBAADAK (Ya Allah, selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau kumpulkan hamba-Mu atau pada hari Engkau bangkitkan para hamba-Mu)."