Ketika perang Hunain, Rasulullah tidak mundur sedikit pun meski pasukan terpukul mundur
Imam Ahmad : 17957حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا أَبَا عُمَارَةَ أَوَلَّيْتُمْ يَوْمَ حُنَيْنٍ قَالَ لَا وَاللَّهِ مَا وَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَكِنْ وَلَّى سَرَعَانُ النَّاسِ تَلَقَّتْهُمْ هَوَازِنُ بِالنَّبْلِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَغْلَةٍ بَيْضَاءَ وَأَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ آخِذٌ بِلِجَامِهَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Seorang laki-laki bertanya kepadanay, "Wahai Abu Umarah, apakah kalian lari saat perang Hunain?" ia menjawab, "Tidak, demi Allah, tidaklah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lari dari medang perang, akan tetapi karena ketergesaan manusialah, hingga pasukan Hawazin menghujani mereka dengan anak panah. Saat itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di atas Baghal putihnya sedangkan Sufyan bin Al Harits memegang tali kekangnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berseru: "Aku adalah Nabi yang tidak pernah berdusta, dan aku adalah putera Abdul Muthallib."