Imam Ahmad : 17935
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ وَادَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُشْرِكِينَ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ عَلَى ثَلَاثٍ مَنْ أَتَاهُمْ مِنْ عِنْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنْ يَرُدُّوهُ وَمَنْ أَتَى إِلَيْنَا مِنْهُمْ رَدُّوهُ إِلَيْهِمْ وَعَلَى أَنْ يَجِيءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ وَأَصْحَابُهُ فَيَدْخُلُونَ مَكَّةَ مُعْتَمِرِينَ فَلَا يُقِيمُونَ إِلَّا ثَلَاثًا وَلَا يُدْخِلُونَ إِلَّا جَلَبَ السِّلَاحِ السَّيْفِ وَالْقَوْسِ وَنَحْوِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadakan perjanjian dengan orang-orang musyrik pada hari Hudaibiyah dengan tiga point pokok. Yaitu, Pertama, siapa yang mendatangi mereka dari kelompok Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka mereka tidak mengembalikannya, dan barangsiapa yang mendatangi kami dari pihak mereka, maka kami wajib mengembalikannya kepada mereka. Dan Kedua, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendaklah datang pada tahun depan beserta para sahabatnya untuk memasuki Makkah guna melakukan Umrah dan mereka tidak boleh bermukim, kecuali selama tiga hari. Ketiga, Kemudian mereka tidak memasukinya, kecuali pedang dan busur dalam keadaan tidak terhunus.