Imam Ahmad : 17828
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ انْتَهَيْنَا إِلَى الْحُدَيْبِيَةِ وَهِيَ بِئْرٌ قَدْ نُزِحَتْ وَنَحْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ مِائَةً قَالَ فَنُزِعَ مِنْهَا دَلْوٌ فَتَمَضْمَضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُ ثُمَّ مَجَّهُ فِيهِ وَدَعَا قَالَ فَرُوِينَا وَأَرْوَيْنَا وَقَالَ وَكِيعٌ أَرْبَعَةَ عَشْرَ مِائَةً
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata, Kami sampai dan berhenti di Hudaibiyah, yaitu sebuah sumur yang airnya tinggal sedikit, sedangkan jumlah kami saat itu sebanyak seratus empat belas orang. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkumur-kumur dari air sumur tersebut, lalu menyemprotkannya kembali dan berdo'a. setelah itu, kami meminum air sumur tersebut dengan puas. Waki' berkata; (Sedangkan jumlah kami) seratus empat belas orang."