Abu Thalib hanya disiksa hingga air neraka ke mata kaki tapi mendidihkan otaknya
Imam Ahmad : 17687حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يَقُولُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ وَهُوَ يَخْطُبُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَرَجُلٌ يُوضَعُ فِي أَخْمَصِ قَدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, aku mendengar [Abu Ishaq] berkata, aku mendengar [An Nu'man bin Basyir] berkhutbah, ia mengatakan, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaannya kelak pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang diletakkan di bawah kedua telapak kakinya sepasang bara api, kemudian otak kepalanya mendidih karenanya."