Bertaubat dan beristighfar tujuh puluh kali sampai seratus kali setiap hari
Imam Ahmad : 17174حَدَّثَنَا يُونُسُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بُرْدَةَ عَنِ الْأَغَرِّ الْمُزَنِيِّ قَالَ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَيُغَنُّ عَلَى قَلْبِي فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِي الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Hammad] -yakni Ibnu Zaid- ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Tsabit] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Burdah] dari [Al Aghar Al Muzani] -Abu Burdah berkata, bahwa Al Aghar termasuk salah seorang sahabat- ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh, hatiku akan terasuki kelalaian dari dzikir kepada Allah, maka saya beristighfar kepada Allah seratus kali dalam sehari."