Manusia mengikuti Quraisy dalam urusan kepemimpinan, yang muslim mengikuti muslimnya dan yang kafir mengikuti kafirnya
Imam Ahmad : 16320قَالَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الْأَمْرِ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقِهُوا وَاللَّهِ لَوْلَا أَنْ تَبْطَرَ قُرَيْشٌ لَأَخْبَرْتُهَا مَا لِخِيَارِهَا عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya, dari [Mu'awiyah]; (Mu'awiyah bin Abu Sufyan Radliyallahu'anhu) berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Manusia itu mengikuti orang Quraisy pada urusan ini. Orang yang paling baik pada masa Jahiliyyah maka akan menjadi orang yang terbaik pada masa Islam jika mereka menjadi orang yang faqih. Demi Allah, kalau bukan karena akan menjadi takabbur (kesombongan) orang Quraisy, akan saya kabarkan kepada mereka kebaikan-kebaikan mereka di sisi Allah Azzawajalla."