Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda barangsiapa berpuasa terus menerus, maka tidak ada puasa dan berbuka baginya
Imam Ahmad : 15714
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ وَبَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شُعْبَةُ قَالَ قَتَادَةُ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَوْمِ الدَّهْرِ قَالَ مَا صَامَ وَمَا أَفْطَرَ أَوْ لَا صَامَ وَلَا أَفْطَرَ وَقَالَ بَهْزٌ فِي حَدِيثِهِ لَا صَامَ وَلَا أَفْطَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] dan [Bahz] Nabi Shallallahu'alaihiwasallam telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Mutharrif] dari [bapaknya] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam. Syu'bah berkata, Qatadah berkata, telah mengabarkan kepadaku, berkata, saya telah mendengar Mutharrif dari Bapaknya dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam tentang puasa dahr (puasa sepanjang masa, pent). (Rasulullahi Shallallahu'alaihiwasallam) bersabda: "Orang itu dianggap tidak berpuasa juga tidak berbuka." Bahz berkata dalam hadisnya dengan redaksi 'Tidak berpuasa juga tidak berbuka.'